DPKBS Gelar Pelatihan Dasar Tari Andun Tingkat SMA/MA

DPKBS, 11 Agustus 2022

Tari Andun adalah salah satu tarian rakyat yang berasal dari Bengkulu Selatan dan dilakukan pada saat pesta perkawinan. Biasanya dilakukan oleh para bujang dan gadis secara berpasangan pada malam hari dengan diringi musik kolintang. Pada zaman dahulu, tari ini biasanya digunakan sebagai sarana mencari jodoh setelah selesai panen padi.

Saat ini Tari Andun lebih difokuskan sebagai tarian penyambut tamu serta digelar pada acara-acara yang dianggap penting seperti pesta perkawinan. Dalam pelaksanaannya, Tari Andun biasa ditarikan oleh para pemuda laki-laki dan perempuan secara berpasang-pasangan, tidak jarang juga hanya ditarikan oleh perempuan terutama yang belum menikah.

Tari Andun memang pada awalnya merupakan tarian yang bersifat hiburan dan difungsikan untuk memeriahkan suatu acara. Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka tari ini berkembang pula menjadi seni tari untuk pertunjukan.

Pertunjukan Tari Andun

Tari Andun biasanya ditampilkan oleh lelaki dan perempuan. Jumlah penari biasanya disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk upacara adat, siapa saja diperbolehkan untuk ikut menari. Sedangkan untuk pertunjukan tari, biasanya jumlah penari disesuaikan dengan kelompok tari yang akan menampilkannya.

Karena sifatnya yang semua orang boleh ikut menarikannya, maka Tari Andun sengaja dibuat sederhana. Sehingga pemula sekalipun mampu ikut serta di dalamnya. Akan tetapi, meskipun gerakannya sederhana, setiap gerakan dalam tarian ini tentu memiliki makna khusus di dalamnya.

Kostum & Musik Iringan Tari Andun

Dalam pertunjukan Tari Andun, biasanya para penari menari dengan diiringi musik pengiring. Boleh dibilang kemeriahan acara salah satunya bergantung kepada kepiwaian pemain musik dalam menghasilkan alunan nada yang indah dan meriah.

Alat musik yang digunakan pun biasanya alat musik tradisional seperti gong, gendang dan musik kolintang khas Bengkulu Selatan. Irama dalam musik bertempo cepat, sehingga berkesan ceria dan enerjik. Seolah mengawai para penari pria dan wanita muda yang menari bersama.

Uniknya lagi, pada acara adat para penari boleh menggunakan busana bebas namun harus tetap sopan. Sedangkan untuk acara pertunjukan tari, biasanya akan menggunakan busana tradisional khas Bengkulu.

Kebudayaan pada suatu daerah merupakan suatu kebanggan yang harus dipertahankan sampai generasi berikutnya. Melestarikan kebudayaan adalah tanggung jawab semua lapisan masyarakat. Salah satu kebudayaan daerah khususnya Bengkulu Selatan adalah Tari Andun. Pada hari ini Kamis, 11 Agustus 2022 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan kegiatan Pelatihan Dasar Tari Andun bagi pelajar Tingkat SD, SMP serta SMA/MA Kabupaten Bengkulu Selatan dengan menggandeng Budayawan Bengkulu Selatan bapak Dali Yazid bersama ibu Sela dan ibu Lia untuk berperan serta dalam mengajak generasi muda untuk melestarikan dan menjaga adat budaya yang ada di Bengkulu Selatan.

Referensi: https://seringjalan.com/asal-usul-sejarah-tari-andun/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *